Eksekusi Tanah di Padang Ricuh, Warga Usir Aparat

82

TOPIKINI.COM – Rencana eksekusi tanah seluas 2 hektar di Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Kamis (3/5) siang, berlangsung ricuh. Warga dari kaum Balai Mansiang, menolak eksekusi tersebut dengan memasang barikade dan membakar ban bekas. Warga juga mengusir polisi berpakain preman yang hendak masuk ke lokasi.

Begitu mendengar kedatangan petugas Pengadilan Negeri Padang yang dikawal puluhan polisi hendak melakukan eksekusi tanah, warga dari kaum Balai Mansiang, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Padang, langsung menghadang. Mereka memasang barikade dan membakar ban-ban bekas.

Bukan itu saja, warga juga mengusir beberapa orang polisi berpakaian preman yang hendak masuk ke lokasi. Suasana semakin ricuh ketika seorang warga bahkan nekad melukai tangannya sendiri dengan pisau silet, untuk menunjukkan kesiapannya melakukan perlawanan hingga titik darah terakhir.

Kasus sengketa tanah seluas dua hektar ini bermula tahun 2003, antara Dasril Permana cs, pihak penggugat, dari suku Guci, melawan suku Balai Mansiang. Kasusnya sampai ke Mahkamah Agung, dengan pemenang Dasril Permana cs.

Namun sebelum turun putusan Mahkamah Agung, sudah lebih dulu tercapai perjanjian damai kedua belah pihak, yang disaksikan Wakil Walikota Padang, Emzalmi, tahun 2016. Disitu dicapai kesepakatan, pembagian tanah 55 % untuk kaum Balai Mansiang dan 45 % untuk pihak Dasril Permana cs.

“Sudah dua kali upaya damai. Pertama tahun 2006, dicapai kesepakatan pembagian 65% untuk maid an 35% untuk Dasril Permana sc. Tahun 2016 kemarin, di rumah Wawako Padang Emzalmi, dilakukan lagi perjanjian damai. Kepepakatan dirubah jadi 55% untuk kami dan 45% untuk mereka. Namun mereka tak pernah mau datang ke notaris,” ungkap Nofrialdi Sastra, mamak kepala waris kaum Balai Mansiang.

Untuk meredam suasana yang semakin memanas, pihak Polresta Padang akhirnya membuat kesepakatan dengan pihak pengadilan, pihak tergugat dan penggugat untuk melakukan pertemuan di kantor Polresta Padang. (dio)

Loading...