Beginilah Aloita Resort di Pulau Simakakang Mentawai yang Menghebohkan

184

TOPIKINI.COM – Resort Aloita di pulau Simakakang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sedang menjadi sorotan. Penyebabnya, karena pengelolanya, seorang bule asal Italia, berani melarang kunjungan anggta dewan, baik dari propinsi maupun dari Mentawai sendiri, datang ke pulau tersebut.

Salah satu pulau yang menjadi andalan pariwisata Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat adalah Pulau Simakakang yang didalamnya ada Aloita Resort. Jaraknya hanya 10 menit dari Tua Pejat, Ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Perjalanan hanya bisa ditempuh lewat laut, menggunakan boat yang bisa disewa dari nelayan setempat. Pulau ini disewa dan dikelola oleh orang asing asal Italia, yang sudah berlangsung selama tiga tahun.

Pulau yang memiliki luas sekitar tujuh hektar ini, mengandalkan keindahan lokasi pantai yang berpasir putih, dan cottage-cottage yang bergaya tradisional, yang berjejer di pinggir pantai. Ada 15 cottage yang dibangun di pulau Simakakang ini dengan perpaduan tradisional dan modern serta dilengkapi fasilitas kamar yang memadai.

Ada banyak resort sekelas Aloita di Kepulauan Mentawai. Sebagian besar investornya dari luar negeri, hanya sebagian kecil orang Indonesia. Tingkat kunjungan wisatawan pun terus meningkat setiap tahun, dan didominasi turis-turis yang hendak berolahraga surfing.

“Pulau ini mereka sewa. Sudah tiga tahun lamanya. Perizinannya sudah lengkap. Mereka pun taat membayar pajak dan kewajiban lain,” ujar Aban Barnabas, Kabid Pemasaran Dinas Parpora Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menurut data Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, kunjungan wisatawan mancanegara ke Mentawai tahun 2017 mencapai 7.000 orang, sedangkan wisatawan nusantara 20.000 orang, dengan income pada tahun 2017 sebesar Rp 7,3 miliar. Targetnya wisatawan asing tahun 2018 ini mencapai 10.000 orang, dan target income dari wisata pulau ini Rp10 miliar tahun 2018 ini.(dio)

Loading...